service printer di warnet - KOLOM TEKNOLOGI

service printer di warnet



berangkat servis printer

Sebagai teknisi komputer, aku selalu bangun pagi. Seperti biasa HP harus selalu aktif dan jangan sampai kehabisan baterai atau bahkan mati. Karena bisa saja ada pelanggan yang menghubungi dan aku tidak mau pelanggan kecewa, hehehehe.
   
Pada suatu pagi dengan keadaan belum mandi HP sudah berbunyi dan benar saja pelangganku menghubungi kalau di warnet milik dia ada printer yang tidak bisa nyala. Tanpa berfikir panjang aku mengambil peralatanku dan segera mengendarai motor menuju warnet yang tidak jauh dari tempat tinggalku.

Sampai di tempat tujuan Bu minuk (nama Pelangganku) sudah berdiri di depan warnet miliknya. Dengan tersenyum dia langsung mempersilahkan aku masuk warnet dan melihat printer yang tidak bisa nyala tadi. Setelah saya cek ternyata benar tidak bisa nyala printernya.

Seperti di artikelku sebelumnya, jika ada komputer, printer dan alat elektronik lain yang tidak bisa nyala, hal pertama yang aku lakukan adalah mengecek kabel power ke listrik. Dan benar saja ternyata kabel power belum menancap ke stop kontak bagaimana bisa nyala...hehehe. Setelah aku tancapkan printer bisa menyala normal.Satu masalah terselesaikan.

Sebelum pulang aku coba print test page apakah normal atau tidak hasil printernya. Ternyata tinta warnanya tidak bisa keluar dan hal pertama yang aku cek adalah bawah cartridge. Dengan selembar tisu aku tempel di bawah cartridge dan hasilnya memang warnanya tidak ada yang keluar (kecuali hitam). Langkah kedua aku lihat selang infus (printer menggunakan modif infus), dan ternyata selang tidak mengalirkan tinta dari tabung ke cartridge istilahnya masuk angin.






Dengan menggunakan suntikan tinta satu persatu aku sedot tinta dari tabung melalui selang dan aku isikan ke cartridge.Selain itu aku juga harus menjaga agar selang infus terisi semua tanpa ada ruang udara.Setelah semua prosedur aku lakukan langkah terakhir adalah Cleaning printer.Sekitar 2-3 kali cleaning dan aku coba print test page hasil dari print sudah normal.






Dengan hati yang lega dan upah dari Bu minuk pelangganku di kantong celana, aku pun pulang dengan tersenyum. Baru deh sampai rumah mandi dan menunggu panggilan berikutnya.

Semoga pengalamanku ini bisa membantu teman-teman pembaca yang mengalami hal yang sama. Jangan panik kalian pasti bisa melakukan sendiri. Kalau memang belum bisa atau sibuk, bisa panggil kami para teknisi komputer di sekitar teman-teman pembaca. Terima kasih.  

2 Responses to "service printer di warnet"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel